Senin, 16 September 2013

Tiada kata terlambat untuk belajar dan memulai




Tiada kata terlambat untuk belajar dan memulai
Saat saya menulis ini, saya sedang dilanda kegalauan untuk memutuskan masa depan saya sebagai seorang istri. Ibu menuntut saya bekerja kantoran. Sedangkan suami memberikan kebebasan untuk bekerja atau tidak.Tapi entah kenapa saya g ada greget buat melamar kerja kantoran. Belum lagi jakarta terlalu rumit buat saya.

Di usia saya yang tak lagi remaja, dan dengan status udah nikah, nyari kerja agak susah.
Kemaren disaat pindahan kost, saya menemukan beberapa kain flanel sisa KKN. Dulu waktu kkn di pedalaman, saya dan teman 1 kelompok memberikan pelatihan kepada ibu-ibu pkk setempat bikin kotis. Kotis hasil karya ibu2 tsb saya jual dan hasilnya saya bagikan. Sayangnya dikemudian hari saya belum bsa mengkoordinir hasil karya ibu2 tsb untuk dipasarkan.Mengenang masa-masa itu, tiba2 memunculkan ide untuk mengembangkan lagi
kerajinan flanel. Lalu mulailah saya membuat bros, saya titipkan tetangga. Alhamdulillah laku. Berikutnya saya mencoba bermain pita dgn
kansazhi. Hasilnya lumayan. Saya yg masih pemula saja mendapatkan hasil yg lumayan, apalagi kalau udah senior dan sudah mengerjakan banyak order. So far, baca artikel dari mbak mbak yg udah senior membuat saya makin termotivasi.

Ayuk yg lain, mari belajar ngecraft. Banyak senior kita yg sudah berhasil. Kita pun pasti bisa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar