Minggu, 30 Juni 2013

BILA SEMUA KITA LAKUKAN KARENA ALLAH...MAKA ALLAH AKAN MEMUDAHKAN SEMUANYA...


*Berjuta motivasi darimu kucatat dlm hati & kubagikan kini kpd teman2...semoga bisa diambil hikmahnya...

Bismillah...

BILA SEMUA KITA LAKUKAN KARENA ALLAH...MAKA ALLAH AKAN MEMUDAHKAN SEMUANYA...
Kumulai usaha craft ini di tengah kesibukanku mengurus 4 putra-putriku yg masih kecil2, dlm rangka membunuh kebosanan saat ditinggal pergi oleh suami setiap hari dari pagi hingga malam...

Berikut adalah contoh masalah yg timbul di sela2 usaha rintisanku ini, yg ku share dgn suamiku tercinta, yg selalu ditanggapinya dgn sgt bijak & ketika kupraktekan nasehatnya, kurasakan bahwa nasehat2nya benar adanya...

# Kayaknya susah ya mengembangkan usaha craft
ini...waktuku habis buat 4 anak, susah ni curi2 waktu kapan bisa ngecraft, ngerjain orderan...malam kalo anak2 sudah tidur pengennya ikutan tidur karena sudah capek...

"Coba bikin skala
prioritas...mana yg harus diutamakan, mana yg bisa dipindahtangankan di antara pekerjaan2 itu...misalnya dulu ninggalin pekerjaan tetap krn ga mau membiarkan anak2 tumbuh sendiri di usia emas mereka, itu niat bagus harus trs tetap dipegang krn itulah kewajiban seorang ibu yg utama, jd madrasah pertama buat anak2nya. Kalo kita tetap berusaha menjaga kualitas hubungan kita dengan anak2 & mereka tdk merasa waktu kita berkurang karena kegiatan baru kita, lama2 mereka pasti mengerti kok...kita ga perlu curi2 waktu lagi buat menyalurkan hoby kita, mereka dengan sendirinya akan mempersilahkan kita..."

Kenyataannya: sekarang anak2ku ikutan asyik dengan craft ini Alhamdulillah...
# Cari asisten kok susah bgt ya...yg sudah diajari sampai pinter pasti usaha sendiri, mending masih saling menghargai, ini kyk kacang lupa kulitnya...pake "nyikut" pula...

"Coba niatkan utk membantu
mereka yg membutuhkan...membutuhkan uluran tangan kita, membutuhkan
kegiatan/pekerjaan, membutuhkan kepercayaan...kesampingkan dulu niat2 untuk mengembangkan usaha, meningkatkan produksi, apalagi memperbesar keuntungan karena di awal2 mereka masih harus belajar banyak, tidak pada tempatnya kalo mereka kita tempatkan menjadi mesin produksi kita, kitalah yg harus aktif, sabar & telaten mengajari mereka. Kalo ternyata ketika mereka sudah pandai membuat sendiri mereka pergi dari kita itu hak mereka, masak mau ikut kita trs, mereka kan juga butuh maju...tp kan ga semua ilmu kita berpindah ke mereka, mereka mungkin dpt ilmu cara membuat, ayo kita belajar ilmu lain yg msh banyakkk...ilmu
pemasaran, cari suplier bahan baku yg murah, ilmu memanage waktu & modal/keuangan dll dll, jgn jadikan apa yg mereka lakukan itu menjadi penghambat utk kita, jadikan itu tantangan utk bersaing secara sehat, kalo perlu tetap bantu mereka bila mereka masih membutuhkan ilmu & bantuan kita, Allah yg akan mengganti setiap
ilmu/bantuan apa pun kalo kita ikhlas"

Kenyataannya: aku rangkul org2 yg "tdk
mampu" dlm arti luas...ada yg tdk mampu secara fisik, ekonomi
dll...mereka kuajari dgn "hati", kupupuk kepercayaan diri mereka yg kebanyakan sgt kurang krn kondisi mereka, kuberikan kepercayaan...meskipun tetap bahwa semua memerlukan proses yg panjang, memakan waktu lama tp Alhamdulillah blm setahun usaha ini berjalan, kami amati mereka sudah bisa melibatkan "hati" mereka dlm usaha ini, sudah tampak rasa memilikinya, besar tanggungjawabnya...Alhamdulillah

# Trs gmn donk gajinya...
"Kembali kpd niat semula...kita pikirkan kebutuhan mereka, maka itu akan menjadi kebutuhan kita, & Allah sudah berjanji bahwa Dia akan selalu memenuhi apa yg menjadi kebutuhan kita...kalo kebutuhan mereka sudah menjadi kebutuhan kita, yakinlah Allah yg akan memenuhinya..."

Kenyataannya: bener lho...ada saja jalan ketika aku mencoba ikut memikirkan kebutuhan mereka para partner kerjaku...ketika mereka mengatakan selalu kangen anak2 mereka di kampung tp tdk mungkin membawanya kesini krn kebutuhan hidup yg tinggi, kami memutuskan utk menjemput anak2 itu, dgn niat kami yg akan menanggung kebutuhan & sekolah mereka, Allah memberikan rezeki yg deras mengalir Alhamdulillah...

Ini 3 masalah yg pernah sempat kuhadapi dan
pencerahannya dari suami di antara berjuta masalah & berjuta-juta pencerahan yg diberikannya...intinya bahwa semuanya kembali kepada NIAT kita...maaf ya aku ga tau ni masuk artikel atau cerpen hehe...yg penting sudah ikut berpartisipasi & menjawab sebagian pertanyaan yg pernah "hinggap" di inbox ku...semangaaat tidak ada masalah tanpa solusi & ketika kita mengembalikan masalah itu kepada Allah, yakinlah bahwa Allah akan memberikan solusi terbaik untuk masalah kita...

Oim Love Mio

Tidak ada komentar:

Posting Komentar